Dampak Diet Intermittent Fasting bagi Kesehatan Tubuh

Dampak Diet Intermittent Fasting bagi Kesehatan Tubuh

Salah satu metode diet yang viral di kalangan muda karena bermanfaat bagi kesehatan tubuh adalah diet puasa atau dikenal dengan sebutan Intermittent Fasting. Merupakan sebuah cara efektif untuk mendapatkan berat badan yang ideal dalam waktu yang relatif singkat.

Hanya saja, metode diet ini tidak hanya bermanfaat tapi juga memiliki risiko efek samping bagi tubuh. Apa saja? Berikut penjelasannya.

Manfaat dan Risiko Menerapkan Diet Intermittent Fasting bagi Kesehatan Tubuh

Ini risiko dan manfaatnya bagi kesehatan tubuh!

Intermittent Fasting adalah diet yang dilakukan dengan cara berpuasa dengan periode  tertentu. Selain bermanfaat, cara diet yang satu ini juga memiliki efek samping bagi tubuh. Berikut penjelasan lengkap perihal manfaat dan risiko dari Intermittent Fasting.

Manfaat Mengaplikasikan Metode Diet Intermittent Fasting

Ada beberapa manfaat yang bisa dirasakan ketika Anda menjalankan diet puasa, diantaranya adalah:

1. Menurunkan Berat Badan

Intermittent Fasting menganut sistem berpuasa dengan mengatur batas waktu untuk makan seperti puasa 8 jam, 12 jam, 16 jam, atau 20 jam. Banyak yang berhasil menurunkan berat badan dengan menerapkan metode deit ini.

Menariknya lagi, pada diet ini juga tidak ada pantangan tentang jenis maupun porsi makanan yang akan dikonsumsi.

2. Menjaga Kesehatan Jantung

Selama melakukan diet puasa ini, kadar kolesterol jahat pada tubuh akan menurun. Kondisi tersebut membuat jantung bisa bekerja secara optimal dalam memompa darah yang kaya akan oksigen ke seluruh tubuh.

3. Menurunkan Risiko Terkena Diabetes

Meskipun tidak ada pantangan, namun diet Intermittent Fasting bisa mengurangi risiko terkena penyakit diabetes.

Ini dikarenakan dengan berpuasa mampu merangsang hormon insulin untuk aktif mengubah gula dalam darah menjadi energi sehingga kadar gula darah lebih bisa terkontrol.

4. Kualitas Tidur Terjaga

Manfaat lain yang bisa dirasakan ketika menjalankan diet Intermittent Fasting adalah memperbaiki kualitas tidur. Sebab, diet puasa ini akan membantu untuk mengatur ritme sirkadian yang berperan penting dalam menata pola tidur.

5. Regenerasi Hormon, Sel, dan Gen

Manfaat berikutnya diet Intermittent Fasting bagi kesehatan tubuh adalah membantu regenerasi hormon, sel, dan gen. Ketika tubuh melakukan penyesuaian terhadap jadwal dan pola makan, kadar hormon pertumbuhan akan meningkat.

Selain itu, diet ini juga memicu proses autofagi yang membuang semua sel yang sudah tidak berfungsi sehingga sel tersebut akhirnya bisa memperbaiki diri.

6. Meningkatkan Fungsi Otak

Dengan menerapkan diet puasa ini juga akan membantu dalam meningkatkan fungsi otak. Sebab, metode diet ini mendorong adanya perubahan biologis sehingga membentuk saraf baru sekaligus melindungi fungsi otak agar bekerja dengan baik.

Efek Samping Menerapkan  Diet Intermittent Fasting

Tidak semua bisa menerapkan diet Intermittent Fasting karena efek samping setiap orang akan berbeda.

Apalagi jika disertai dengan aktivitas yang kurang baik seperti mengonsumsi makanan yang tidak sehat di periode makan, makan terlalu sedikit, atau olahraga terlalu berat. Beberapa efek samping yang bisa Anda alami diantaranya adalah:

  • Cepat merasa lapar sehingga akan makan secara berlebihan di periode makan.
  • Berpotensi mengalami mood swing atau gangguan mood. Sebab, menurunnya kadar gula darah dan munculnya rasa lapar bisa memicu stres, lelah berkepanjangan, mudah tersinggung, serta menurunkan fokus.
  • Penerapan diet yang kurang tepat bisa membuat Anda kekurangan gizi, terutama jika saat di waktu makan hanya mengonsumsi makanan yang disukai, bukan yang dibutuhkan oleh tubuh.
  • Anda juga berpotensi mengalami sembelit, mual, kembung, dan diare saat menjalankan diet ini akibat kurangnya asupan makanan dan nutrisi.

Itulah berbagai manfaat dan efek samping saat melakukan diet Intermittent Fasting. Pada intinya, apapun metode diet yang dilakukan pasti memiliki efek samping, baik itu efek samping yang positif maupun negatif.

Untuk itu, sebelum menerapkan diet Intermittent Fasting pahami dulu apa saja manfaat dan risikonya bagi kesehatan tubuh.

Shireen Isadora Avatar

Liyana Parker

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.